Dalam hidup, kita mengenal berbagai macam kegiatan, tapi, dalam ilmu ekonomi ada 3 macam kegiatan yaitu : kegiatan produksi, kegiatan konsumsi, dan kegiatan pertukaran.

Mengapa kegiatan ekonomi muncul ?

Jawabannya adalah karena kebutuhan manusia, kebutuhan manusia merupakan tujuan dan sekaligus memotivasi dari kegiatan ekonomi.

Unsur kegiatan produksi

Tidak semua kebutuhan akan terpenuhi. Kebutuhan seseorang dikatakan terpenuhi apabila ia mengkomsumsikan barang/jasa yang ia butuhkan. Tetapi barang/jasa hanya akan tersedia ( untuk konsumsi ) apabila diproduksikan. Dan kemampuan setiap masyarakat ( baik yang maju maupun yang terbelakang ) untuk memenuhi barang dan jasa yang dibutuhkan oleh semua warganya selalu mempunyai batas. Mengapa? Sebab proses produksi memerlukan sumber – sumber ekonomi untuk melaksanakannya, dan sumber – sumber ekonomi yang tersedia selalu terbatas jumlahnya. Sumber – sumber ekonomi ini bisa digolongkan menjadi :
1. Sumber – sumber alam ( tanah, minyak bumi, hasil tambang lain, air, udara, dan sebagainya ).

2. Sumber ekonomi yang berupa manusia dan tenaga manusia ( termasuk bukan hanya kemampuan fisik manusia, tetapi juga kemampuan mental, ketrampilan dan keahlian ).

3. Sumber – sumber ekonomi buatan manusia ( termasuk mesin – mesin, gedung – gedung, jalan – jalan dan sebagainya ). Sering disebut dengan istilah barang – barang modal atau kapital.

Tersedianya ketiga sumber ekonomi tersebut tidaklah menjamin timbulnya kegiatan produksi. Kegiatan produksi tidak akan terjadi dengan sendirinya, meskipun ketiga sumber ekonomi tersebut tersedia berlimpah. Harus ada pihak – pihak yang berinisiatif menggabungkan dan mengorganisir ketiga sumber ekonomi tersebut sedemikian rupa hingga menghasilkan barang/jasa yang dibutuhkan. Ini biasanya digolongkan dalam sumber ekonomi yang keempat, yaitu :

4. Kepengusahaan ( entrepreneurship ).
Dalam sistem kapitalis, mereka ini adalah siapa saja yang mau dan mampu berusaha ( mengorganisir proses produksi ). Dalam sistem sosialis, mereka adalah negara ( masyarakat ) atau yang bertindak atas nama negara ( masyarakat ). Dalam sistem ekonomi apapun pihak yang mengambil inisiatif usaha ini harus ada. Istilah lain bagi sumber ekonomi adalah faktor produksi.

Lantas, bagaimana dengan Teknologi ? teknologi biasanya tidak dianggap sebagai suatu sumber ekonomi tersendiri. Ia memang diperlukan dalam setiap proses produksi. Tetapi ia dianggap “terkandung” di dalam sumber – sumber ekonomi tersebut. Teknologi tercemin dalam kecekatan para pengusaha, keterampilan dan keahlian para karyawan, efisiensi mesin dan sebagainya. Singkatnya, teknologi banyak berkaitan dengan kualitas sumber – sumber ekonomi. Kemajuan teknologi berarti peningkatan kualitas sumber – sumber ekonomi tersedianya.

BARANG EKONOMIS DAN BARANG BEBAS

Barang (dan jasa) yang ada bisa digolongkan menjadi dua : barang ekonomis dan barang bebas.

Barang ekonomis adalah barang yang tersedia dalam jumlah yang lebih yang sedikit daripada jumlah maksimum yang dibutuhkan masyarakat. Barang ekonomi selalu mempunyai “ harga”. Produksi barang ekonomis memerlukan sumber ekonomi yang terbatas jumlahnya. Oleh sebab itu tidak bisa diperoleh atau diproduksi dalam jumlah yang tak terbatas. Barang bebas adalah barang yang tersedia dalam jumlah yang melebihi kebutuhan manusia; oleh sebab itu ia tidak mempunyai “harga”. Udara, sinar matahari dan air adalah contoh utama dari barang bebas. Tetapi ini semua tergantung tempat dan waktu. Air (bersih) sekarang bukan lagi barang bebas, sinar matahari adalah barang ekonomis dalam musim dingin. Dengan makin padatnya penduduk bumi dan makin langkahnya sumber – sumber alam, jumlah dan macam barang bebas semakin menyempit, dan ada kecenderungan untuk berubah menjadi barang ekonomis.
Ilmu ekonomi membicarakan mengenai produksi, konsumsi dan pertukaran dari barang ekonomis; barang bebas diabaikan sebab tidak ada “problema ekonomi” nya.

** ditulis dari berbagai sumber

About these ads